ANALISIS PRODUK IT MESIN
ATM, MESIN SETOR TUNAI DAN KARTU ATM
A.
Mesin ATM
ATM (Anjungan Tunai Mandiri / Automatic Teller
Machine) merupakan salah satu teknologi yang menerapkan konsep Proses Data
berbasis Digital. Device ini mempunyai dua bagian penting yaitu Hard-ware yang
terdiri dari Unit Pemroses dalam hal ini PC, serta sistem device interface yang
menghubungkan pemakai/User melalui suatu kartu magnetik, dan Software yang
berfungsi sebagai interface yang menghubungkan User dengan Sistem dalam kaitan
Data (Informasi). Manfaat atas pelayanan yang diberikan oleh mesin ATM antara
lain: penarikan uang tunai, dapat digunakan sebagai tempat untuk memesan buku
cek dan bilyet giro, dapat digunakan sebagai tempat untuk meminta rekening
koran, dapat digunakan sebagai tempat untuk mengecek saldo rekening nasabah.
Prinsip kerja ATM pada umumnya sama dengan komputer melalui proses dan
pengolahan data, setelah kartu ATM dima-sukkan kedalam mesin ATM, maka kartu
akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Perkembangan
tekhnologi dengan adanya ATM yang terdapat diberbagai tem-pat strategis sering
mengundang pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyalah-gunakannya. Banyak
kasus seperti pem-bobolan ATM baik yang melibatkan pihak dalam dari bank yang bersangkutan
atau-pun tidak Oleh karena itu penulis men-yarankan agar bank lebih memperketat
kea-manan untuk ATM tersebut. Selain itu juga pihak nasabah harus lebih
hati-hati dalam menggunakan ATM agar tidak dirugikan. Nasabah sebaiknya tidak
meminjamkan kartu ATM tersebut dan memberikan PIN kepada sembarang orang.
Mesin
ATM atau dalam bahasa Inggris: Automated Teller Machine) adalah sebuah alat
elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek
rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller"
manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang
atau bahkan membeli perangko. ATM sering ditempatkan di lokasi-lokasi
strategis, seperti restoran, pusat perbelanjaan, bandar udara, pasar, dan kantor-kantor
bank itu sendiri.
Mesin ATM ditemukan oleh 3
orang yakni Luther Simjian, John Shepherd-Barron, dan Don Wetzel. Ada juga
yang berpendapat, orang Skotlandia bernama James Goodfellow adalah pemegang
paten paling awal (1966) ATM modern dan John D White (dari Docutel) di Amerika
Serikat juga sering disebut sebagai penemu desain ATM tegak mandiri (free
standing) pertama.
1.
Cara
Kerja Mesin ATM
ATM
merupakan sebuah terminal data yang mempunyai dua perangkat input dan empat
perangkat output. Seperti halnya sebuah terminal data, ATM harus memiliki
koneksi melalui sebuah host processor (pusat proses). Pusat proses yang
disertai oleh Internet service provider (ISP) yg berfungsi sebagai jalur
gateway untuk menuju keberbagai macam jaringan ATM dan menjadikan berfungsi
bagi si pemegang kartu ATM (orang yang menginginkan uang).
Pada
umumnya, pusat proses yang mendukung dapat melalui Leased-line atau jalur
kontrak (sewa) maupun mesin dial-up (telepon). Mesin Leased-line terhubung
langsung pada pusat proses melalui empat kabel (four-wire), point-to-point,
dedicated telephone line (pilihan jalur telepon). Dial-up ATMs terhubung ke
pusat proses melalui sambungan telepon normal menggunakan modem dan sambungan
nomor bebas pulsa, atau melalui penyedia layanan internet yang menggunakan
akses nomor local. Leased-line ATMs disarankan untuk digunakan pada lokasi yang
padat karena kemampuan kerja thru-put yg cukup berat, dan dial-up ATMs
disarankan untuk digunakan pada toko atau lokasi yang tidak ramai dimana
penggunaan hanya sekedar mengambil uang. Biaya yang diperlukan untuk sebuah
mesin ATM dial-up kurang dari setengahnya mesin ATM leased-line. Biaya operasi
mesin ATM dial-up juga hanya sebagian kecil dari biaya operasi mesin ATM
leased-line.
Pusat
proses mungkin dapat dimiliki oleh sebuah bank atau instansi keuangan, atau
mungkin juga dimiliki oleh penyedia layanan internet yg berdiri sendiri. Jika
dimiliki bank, biasanya hanya mendukung mesin ATM bank itu sendiri, dimana
hanya proses tunggal yang tersedia bagi pemilik toko atau tempat usaha.
2.
Transaksi Keuangan
Pada
saat pemegang kartu ingin melakukan transaksi ATM, orang tersebut harus
menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pendeteksi kartu maupun keypad yang
tersedia. Mesin ATM akan meneruskan informasi ini kepada pusat proses, melalui
jalur komunikasi data yang telah ditunjuk untuk melakukan permintaan transaksi
kepada bank yang sesuai dengan kartu pengguna. Jika pemegang kartu menghendaki
penarikan tunai, pusat proses akan mengenakan biaya transfer (electronic funds
transfer) untuk menggantikan biaya layanan bank pusat proses dari bank yang
dimiliki pelanggan. Pada saat biaya telah terkirim ke bank pusat proses, maka
prosesor akan mengirimkan kode persetujuan (approval code) kepada ATM sebagai
otorisasi kepada mesin untuk mengeluarkan uang tunai. Kemudian prosesor akan
mengirimkan data transaksi keuangan pemegang kartu kepada bank asal pengguna
ATM, biasanya pada hari kerja berikutnya. Dalam hal ini, Bank asal menggantikan
seluruh biaya yang dikeluarkan mesin ATM tersebut.
ATM
independent bisa mengakses berbagai bank, juga mendukung penempatan jumlah ATM
yang banyak dengan berbagai macam merk niaga (Merchant). Jadi, pada saat anda
melakukan transaksi tunai, uang tersebut mengalir secara elektronik dari akun
anda menuju penyedia layanan dan merk dagang yang digunakan.
3.
Prinsip Kerja Dari
Mesin Atm
Magnetic
strip merupakan suatu bentuk plastik pendek yang dilapisi dengan sistem magnet
dan biasanya dilekatkan pada kartu kredit ataupun kartu berharga lainnya. Pada
magnetic strip biasanya tertulis data pribadi pemegang kartu, yang berisi nomor
rekening, nomor pribadi serta kode access-nya. Dan tulisan ini ditulis dalam
bentuk kode-kode tertentu, dan hanya bisa dibaca oleh komputer yang dilengkapi
dengan mesin khusus untuk kartu magnetic strip tersebut.
Mesin
uang yang digunakan untuk membaca kartu dengan plastic magnetic-strips ini
kemudian dikenal sebagai ATM (Automated Teller Machine). Untuk menggunakannya,
pemakai harus memasukkan kartu yang dimiliki kedalam mesin khusus atau mesin
ATM serta memasukkan nomor sandi, serta jumlah uang yang akan diambil. Nomor
sandi ini kemudian dikirim melalui jaringan telpon kekomputer pusat. Komputer
akan melihat, apakah yang bersangkutan memiliki uang simpanan atau tidak.
Jika
memiliki, maka sinyal ini dikirim lagi ke-ATM dan untuk kemudian, ATM akan
mengeluarkan sejumlah uang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Disamping
itu, pemakai juga bisa melihat informasi saldo dari tabungan yang dimilikinya,
rekening giro ataupun deposito-nya. Pemindahan bukuan secara otomatis akan
dilakukan oleh komputer. Pada ATM (Automated Teller Machine) juga terdapat
suatu satelit yang akan mengirimkan informasi tersebut kekomputer pusat.
Kerja
mesin ATM sangat sederhana dan mudah. Jika kita ingin bertransaksi menggunakan
ATM, kita hanya tinggal memasukkan kartu ATM ke dalam mesin. Setelah kartu ATM
dimasukkan kedalam mesin, maka kartumu akan dibaca oleh magnetic card reader
yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader adalah sebagai pembaca
dan penerima data. Setelah data dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem
komputerisasi bank.
Saat
mesin berhasil membaca data dalam kartu ATM mu, maka mesin akan meminta nomor
PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM
melainkan kita harus memasukkannya sendiri. Jadi jangan sampai lupa nomor PIN
mu yah. Kemudian setelah kita memasukkan PIN, maka data PIN tersebut akan
diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi di
bank yang bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data-datamu
tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
Setelah
data-datamu selesai diproses di sistem komputer bank, maka data-datamu akan
dikirim kembali ke ATM. Dan kita akan mendapatkan apa yang kita minta di mesin
ATM tersebut seperti uang tunai, cek saldo, transfer tunai, dan sebagainya.
Pada
sebuah kartu ATM terdapat garis yang dinamakan Magnetic Chip. Magnetik Chip
tersebut mempunyai fungsi sebagai sensor pendeteksi identitas pemilik kartu
ATM. Magnetic Chip sangat sensitif dengan berbagai keadaan, contohnya apabila
Magnetic Chip tergesek oleh sebuah benda maka Magnetic Chip tersebut akan
kehilangan fungsinya.
Ada
dua hal penting yang harus dijaga agar transaksimu di ATM aman, yaitu: Kartu
ATM dan PIN. Kedua perangkat ini saling berhubungan erat, sehingga kita harus
selalu ingat nomer PIN mu dan menjaga agar kartu ATM mu tidak hilang. Oh iya,
untuk menjaga keamanan, jangan pinjamkan Kartu ATMmu kepada orang lain untuk
kepentingan apapun. Simpanlah Kartu ATMmu pada tempat-tempat yang aman dan
tidak mudah dijangkau orang lain.
Sebuah
ATM memerlukan kartu sebagai media perantara antara manusia dengan mesin. Pada
sebuah kartu mempunyai garis yang dinamakan Magnetic Chip. Magnetik Chip
tersebut mempunyai fungsi sebagai sensor pendeteksi identitas pemilik. Magnetic
Chip sangat sensitive dengan berbagai keadaan, contohnya apabila Magnetic Chip
tergesek oleh sebuah benda maka Magnetic Chip tersebut sudah kehilangan
fungsinya. Karena apabila ada gesekan pada Magnetic Chip maka mesin ATM tidak
bisa mendeteksi kartu ATM yang dimiliki oleh seorang pelanggan. Kejadian
seperti itu merupakan kelemahan dari transaksi melalui ATM. Hal tersebut
terjadi karena kelalaian dari pelanggan sehingga kartunya dalam hal ini rusak.
Bagaimana memperbaharuinya? Pelanggan dapat langsung berkonsultasi dengan bank
yang bersangkutan. Adapun kelemahan dari mesinnya sendiri biasanya berasal dari
jaringannya. Jika terjadi kerusakan pada mesin ATM-nya biasanya operator dari
bank yang bersangkutan akan langsung memperbaikinya.
Mesin
ATM terdiri dari 2 bagian :
a. Bagian
Atas (Upper Compartement) :
-
Monitor
-
Customer keypad
-
Card reader
-
Journal printer
-
Receipt Printer
b. Bagian
Bawah (Lower Compartement) :
-
Combination lock
-
Dispenser module
-
Cash cassette
-
Reject cassette
-
CPU
ATM biasanya terdiri dari perangkat
berikut:
1.
Perangkat Keras
·
Papan ketik PIN (mirip dalam tata letak papan kunci
touchpad atau kalkulator), sering diproduksi sebagai bagian
rangka yang aman.
·
Monitor (digunakan oleh nasabah untuk melakukan transaksi)
·
Tombol fungsi (biasanya dekat dengan layar) atau layar sentuh (digunakan untuk memilih berbagai
aspek transaksi)
·
Mesin pencetak rekam (untuk menyediakan nasabah dengan
catatan transaksi mereka)
·
Housing (untuk estetika dan untuk melampirkan tanda tangan)
Karena tuntutan komputasi lebih berat dan jatuhnya harga
arsitektur mesin seperti Personal Computer, ATM sudah beralih dari arsitektur
perangkat keras kustom menggunakan mikrokontroler dan/atau aplikasi-spesifik
sirkuit terpadu untuk mengadopsi arsitektur
perangkat keras dari sebuah Personal Computer, seperti, koneksi USB untuk
peripheral, Ethernet dan komunikasi IP, dan menggunakan sistem operasi komputer
pribadi. Meskipun tidak diragukan lagi lebih murah untuk menggunakan perangkat
keras komersial "di luar cangkang", hal ini membuat ATM berpotensi
rentan terhadap jenis masalah yang sama ditunjukkan oleh Personal Komputer
konvensional.
2. Perangkat Lunak
Sebuah mesin ATM Wincor Nixdorf menjalankan Windows 2000. Dengan migrasi ke komoditas perangkat keras Personal
Computer, sistem operasi standar komersial "di luar cangkang", dan
lingkungan pemrograman dapat digunakan di dalam ATM. Platform Khas sebelumnya
digunakan dalam pengembangan ATM termasuk RMX atau OS/2.
Saat ini ini sebagian besar ATM di
seluruh dunia menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, terutama Windows XP Professional atau Windows XP Embedded.[butuh
rujukan] Sejumlah kecil penyebaran dapat
masih menjalankan versi Windows OS seperti Windows NT, Windows CE, atau Windows 2000.
Terdapat pula industri keamanan
komputer yang berpandangan bahwa sistem operasi desktop masyarakat umum
memiliki resiko yang lebih besar sebagai sistem operasi untuk mesin pengeluaran
uang daripada jenis lain dari sistem operasi seperti (aman) Sistem operasi
waktu-nyata (RTOS). RISKS Digest memiliki banyak artikel tentang kerentanan kas mesin sistem
operasi.
Linux juga menemukan beberapa penerimaan di pasar ATM. Contoh dari
hal ini adalah Banrisul, bank terbesar di selatan dari Brasil, yang mengganti system operasi MS-DOS di ATM nya dengan Linux. Banco do Brasil juga me-migrasikan ATM-nya ke Linux. Dengan terjadinya sistem operasi Windows dan XFS di ATM, aplikasi
perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk menjadi lebih cerdas. Hal ini
telah menciptakan generasi baru ATM aplikasi yang umum disebut sebagai aplikasi
diprogram. Jenis aplikasi ini memungkinkan sebuah host yang sama sekali baru
teraplikasi di mana terminal ATM dapat melakukan lebih dari hanya sekedar
berkomunikasi dengan switch ATM. Sekarang sedang diberdayakan untuk terhubung
ke server konten lain dan sistem video perbankan.
Perangkat lunak ATM terkemuka yang
beroperasi pada platform XFS di antaranya Triton PRISM, Diebold Agilis EmPower, NCR APTRA Edge, Absolute Systems AbsoluteINTERACT, KAL Kalignite,
Phoenix Interactive VISTAatm, dan Wincor Nixdorf ProTopas.
4.
Penggunaan Mesin ATM
Pada ATM paling modern, nasabah diidentifikasi dengan
memasukkan kartu ATM plastik dengan strip magnetik atau kartu pintar plastik dengan chip, yang berisi kartu yang bernomor unik
dan beberapa informasi keamanan seperti tanggal kedaluwarsa atau Kode keamanan kartu (CVV). Autentikasi ini disediakan
oleh nasabah saat memasukkan nomor identifikasi pribadi (PIN). ATM terbaru di Royal Bank of Scotland beroperasi tanpa kartu untuk menarik uang tunai hingga £100.
Pelanggan awalnya harus mendaftarkan nomor ponsel merekadan dan bank akan
memberikan kode enam digit untuk masuk ke ATM untuk menarik uang tunai tersebut.
Dengan menggunakan ATM, nasabah
dapat mengakses akun bank mereka untuk membuat penarikan,
uang tunai melalui kartu debit, dan memeriksa saldo rekening mereka serta membeli kredit
ponsel prabayar. Jika mata uang yang ditarik dari ATM berbeda dengan rekening
bank dalam mata uang (misalnya: Penarikan Yen Jepang dari rekening bank berisi
Dolar AS), uang tersebut akan diubah satuan mata uangnya sesuai nilai tukar saat itu. Dengan demikian, ATM
dapat dimanfaatkan untuk transaksi pertukaran uang bagi wisatawan asing.
a. Di Dunia
Dengan adanya ATM ini membuat kehidupan
kita menjadi lebih mudah, karena saat ini jaringan ATM sudah bisa lintas Negara
bahkan lintas benua contohnya anda bisa transaksi penarikan uang tunai di
negara manapun apabila anda memegang kartu Master yang bergambar Cirrus
Maestro, anda bisa mengambil uang tunai di ATM yang ada logo Cirrus Maestro,
demikian juga dengan kartu Visa anda yang bergambar Visa Electron, anda bisa
mengambil uang yang ada di ATM yang ada logo Visa Electron. Pemakaian ATM di
Negara-negara maju sudah sangat baik sehingga rata-rata perhari bisa mencapai
500 – 1000 transaksi perhari.
b.
Di Indonesia
Meskipun ATM sudah sangat populer hampir
semua orang di Indonesia ini mengenal dan mendengar kata-kata ATM tetapi
tingkat penggunaannya masih belum optimal untuk ukuran Bank besar dengan
jaringan luas seperti BCA, transaksi finansialnya sekitar 800 ribu transaksi
perhari, dari sekitar 2500 ATM jadi rata-rata transaksi di ATM hanya sekitar
320 transaksi perhari, jumlah ini sebenarnya belum optimal apabila dibandingkan
dengan biaya investasi yang dikeluarkan. Untuk rata-rata penggunaan ATM per
hari diseluruh Indonesia untuk semua bank masih kurang dari 300 transaksi per
hari.
5.
Alternatif penggunaan
Meskipun ATM awalnya dikembangkan hanya sebagai tempat
mengambil uang tunai, alat ini telah berkembang untuk memasukkan banyak produk
perbankan lainnya yang terkait. Di beberapa negara, khususnya yang memanfaatkan
jaringan ATM lintas bank terintegrasi (misalnya: Multibanco di Portugal), ATM mencakup banyak
fungsi yang tidak berkaitan langsung dengan pengelolaan rekening bank sendiri,
seperti:
·
Pengakuan deposito, penerimaan, dan peredaran uang.
·
Membayar tagihan rutin:
·
Memuat nilai uang ke Kartu Prabayar
·
Membeli:
Ø Perangko
·
Emas - "Di London pekan lalu [tahun 2011] beberapa
pengusaha pintar meluncurkan ATM emas batangan pertama di Inggris dengan menggunakan kartu debit atau
uang tunai"
·
Fitur permainan dan promosi
·
Pinjaman cepat
·
CRM di ATM
·
Donasi ke badan amal
·
Modul pemrosesan cek
·
Mentransfer uang antar rekening terkait (seperti transfer
antar rekening tabungan), baik dari satu bank maupun dua bank berbeda yang
berhubungan satu sama lain/tersedia.
Di Indonesia ini kita
juga mengenal ada istilah ATM Bersama, jika diberi pengertian maka ATM Bersama
adalah penggabungan atau kerja sama dari beberapa bank dalam hal pelayanan
nasabah menggunakan satu media penghubung yaitu ATM, disini dari satu mesin ATM
dapat melayani nasabah untuk melakukan transaksi dari berbagai bank dengan
menggunakan system Komputerisasi dan Telekomunikasi. Sistem Komputerisasi dan
telekomunikasi tersebut bukan hanya digunakan untuk ATM bersama tetapi juga
digunakan untuk ATM Mandiri. Seperti yang telah dipelajari bahwasannya
tekhnologi yang mendukung untuk system informasi mengarah kepada ketepatan
waktu diperlukan suatu system yang saling mendukung satu sama lainnya. Pada
tekhnologi Automatic Teller Machine (ATM) menggunakan system Komputerisasi dan
Telekomunikasi yang memenuhi standar sebuah komponen inputan system informasi.
Sebuah alat inputan tentunya mempunyai cara kerja, pada ATM sendiri mempunyai
urutan kerja mulai dari pelanggan sampai pada operator bank. Pemancar yang
berada di ATM Pemancar yang berada dibank menggunakan system Telekomunikasi
menggunakan system Telekomunikasi. Terjadi hubungan antara ATM dengan bank
menggunakan system Telekomunikasi.
Mengenal ATM lebih
dalam, komponen apa saja sih yang ada didalam ATM tersebut sehingga mampu
melayani berbagai macam transaksi, bisa jadi bagi anda yang masih awam boleh
saja ngebayangi didalam ATM itu ada orang yang duduk kalau ada yang ambil uang
dihitung dulu setelah itu dikeluarkan kemudian diberi bukti penarikan.
Sebenarnya komponen ATM itu terdiri dari kotak ATM, tombol angka, layer monitor
dan kamera (optional) ini yang biasa nampak dari luar, sementara didalamnya
bsia terdiri dari satu unit computer CPU, key board, modem, kota uang, printer
kecil dan card reader. Komponen ATM
Setiap transaksi yang terjadi informasinya akan diterima oleh komputer kemudian dikirimkan ke pusat data melalui sarana telekomunikasi bisa line telpon, Vsat maupun radio, ATM ini dapat dimonitor statusnya dari pusat data sehingga dapat diketahui apakah ATM ini sedang mati atau uangnya sudah habis.
Setiap transaksi yang terjadi informasinya akan diterima oleh komputer kemudian dikirimkan ke pusat data melalui sarana telekomunikasi bisa line telpon, Vsat maupun radio, ATM ini dapat dimonitor statusnya dari pusat data sehingga dapat diketahui apakah ATM ini sedang mati atau uangnya sudah habis.
II
ANALISIS PRODUK PRODUK
IT
MESIN TARIK TUNAI
Setor
tunai merupakan salah satu transaksi yag sering dilakukan oleh orang untuk
menabung atau mentransfer melalui teller. Namun seiring berkembangnya jaman dan
teknologi kini sudah tersedia mesin setor tunai atau CDM (cash deposite
machine). mesin ini disediakan sebagai fasilitas untuk mempermudah nasabah
dalam melakukan setor tunai, salah satu perbankan yang memiliki fasilitas mesin
ini adalah BCA. Hal ini disediakan oleh pihak bank karea sekian banyaknya nasabah
yang menggunakan BCA, agar tidak terlalu lama mengantri saat melakukan setor
tunai.
Cash
Deposit Mesin (CDM) adalah ATM yang didesain sedemikian rupa sehingga bisa
untuk transaksi setoran tunai dengan nominal tertentu.
CDM
dapat menerima setoran tunai dan inquiry saldo rekening, namun mesin ini tidak
dapat melakukan transaksi pengambilan tunai, transfer, ganti pin, pembelian dan
pembayaran tagihan. Secara fisik CDM hampir samadengan mesin ATM, namun pada
sisi depan terdapat lubang atau laci, yang digunakan untuk meletakan uang yang
akan disetor. Untuk melakukan setor tunai, nasabah harus menggunakan kartu
khusus yang disediakan oleh masing masing bank yang menggunakan fasilitas mesin
ini dan nomor PIN yang sama dengan yang diguakan pada mesin ATM biasa.
Tidakmemerlukan aktifasi atau membuat nomor PIN baru untuk transaksi dan saldo
rekening akan ter-update secara real time.
Setoran
tunai ini juga membantu para pengusaha kecil untukmenabung dengan nilai yang
mungkin membuat kita malu apabola menabung dengan dilayani oleh teller. Tetapi
dengan CDM kita bisa menabung dengan minimum nilai pecahan 20 ribu. Pecahan
nominalyang bisadi baca oleh fasilitas ini antara lain 20 ribu, 50 ribu, dan
100 ribu.
Ada
beberapa kelebihan maupun kekurangan saat menggunakan fasilitas CDM, antara
lain:
Ø Kelebihan:
·
Transaksi langsung
masuk saat itu juga (realtime)
·
Setoran tunai dalam
pecahan Rp 20,000 Rp 50,000 Rp 100,000
·
Transaksi penyetoran
bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam nonstop
·
Tidak perlu
antriditeller/kasir
·
Bisa menggunakan
beberapa ATM BCA jika setoran > dari Rp 5,000,000
·
Bisa setor ke rekening
sendiri maupun kerekening nasabah lainya.
·
Sangat membantu nasabah
baik dari individu/pembisnis kecil-besar.
Ø Kekurangan
·
Limit semua jenis atm
bca dibatasi sampai dengan maksimal Rp, 50.000
·
Jenis uang kertas yang
dimasukan kemesin harus bebas dari lubang, bolong, selotip, ecter, lusuh,
lembek dan lembab
·
Minimal sekali masuk
nominal yang bisa dimasukan adalah 50 lembar
Ø Tata cara melakukan setoran tunai di
CDM BCA.
·
Masukan ATM Anda ke mesin CDM kemudian masukan PIN anda.
·
Setelah itu mesin akan membuka secara otomatis lalu masukan
uang tunai Anda ditempat yang disediakan (biasanya dibawah layar monitor yang
menghadap keatas).
·
Susunan uang boleh berbeda-beda nominal sampai maksimun 50
lembar, namun susunan uang dianjurkan berurutan nominalnya semisal mulai dari
20.000/50.000/100.000
·
Setelah disortir oleh CDM muncul jumlah uang yang dimasukan,
tekan yes/ya lalu muncul tulisan dilayar monitor dengan tujuan setor ke
rekening sendiri/ke rekening nasabah lain. silahkan pilih kemudian tekan tombol
yes/ya.
·
Selesai memasukan ke rekening tujuan akan muncul
struk/kertas bukti transfer dari CDM silahkan diambil dan tarik atm Anda
kembali.
Ø Kejadian error pada CDM biasanya
terjadi karena
·
Uang yang berada pada Mesin CDM sudah penuh sehingga muncul
pesan error.
·
Sedang terjadi gangguan jaringan/interkoneksi
·
Mesinnya mengalami gangguan teknis baik ringan/berat.
Seperti
halnya mesin lainya, saat mengoprasikan mesin setor tunai kadang kala mengalami
error atau kesalahan teknis. Meskipun hal ini jarang terjadi ada baik nya bila
kita mengetahui cara mengantisipasinya. Berikut adalahkendala kendala yang
umumnya terjadi:
1. Uang
terselip dan ditolak mesin
Hal inibisasaa
terjadi apabilauang yang anda masukan dalam keadaan tidak rapi, lecek sobek,
ada staples menempel dan sebagainya. Solusinya adalah tata kembali uang anda.
Setelah itu masukan kembali. Kalau tetap masih ditolak, bisa jadi uang anda
memang tidak layak pakai.
2. Uang
tertelan tapi transaksi gagal
Terdengar
mengerikan memang. Namun sebetulnya hal ini jarang terjadi, apabila masalah ini
terjadi hal yang harus dilakukan adalah mencatat ID atau nomor identifikasi ATM
yang selalu tertera dilayar monitor. Setelah itu hubungi call center bank
terkait. Seperti paket internet simpati murah dapat kuota banyak ceritakanlah
kronologisnya. Proses pengembalian uang akan dilakukan 1-2 minggu. Selama
rentan waktu tersebut, cobalah sesekali cek saldo andauntuk melihat apakah
saldo anda sudah bertambah atau belum.
3. Transaksi
sukses namun kartu tertelan mesin
Solusinya hampir
sama dengan kasus diatas.
Manusia
pada dasarnya memiliki dorongan yang kuat untuk mempermudah hidupnya sehingga
dapat meningkatkan kualitas hidup. Berbagai aplikasi yang tersedia saat ini,
pada dasarnya memiliki satu tujuan, yaitu mempermudah hidup manusia.
Didunia
saat ini masyarakat secara luas sudah semakin tergantung dengan aplikasi untuk
melakukan aktivitasnya. Hal inilah yang megubah pola konsumsi masyarakat
terhadap aplikasi. Jika sebelumnya hanya sebagai alat pendukung saja saat ini
aplikasi mulai menjadi penggerak utama aktivitas. Misalnya masyarakat sudah
tergantung pada aplikasi untuk bekerja, melakukan aktivitas perbankan, hingga
mencari informasinya.
Ketergantungan
ini membuat bagaimana bisnis dan pemerintah berjalan hingga bagaimana mereka
menyediakan layananya kepada masyarakat turut berubah pula. Berkat aplikasi,
bank dapat memanfaatkan sebuah mesin setor tunai (CDM) untuk melakukan
aktifitas yang biasa dilakukan oleh teller, seperti menerima deposit uang.
III
ANALISIS
PRODUK PRODUK IT
KARTU
ATM
Pada
dasarnya, kartu ATM adalah fasilitas yang di berikan perbankan kepada nasabah
pemilik rekening tabungan pada bank tersebut.
Tujuannya
untuk memudahkah nasabah bertransaksi tanpa harus di Teller pada kantor cabang.
Terserah bank apa, apakah bank BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI,
CIMB Niaga, BII
Maybank, Permata, Bank Mega, Danamon,
Sinarmas, Syariah Mandiri, atau lainnya Transaksi disini bisa bermacam-macam,
bisa menarik uang tunai, transfer ke rekening tabungan lain, memeriksa
saldo, atau pembayaran ke berbagai merchant.
Pada
awal kemunculannya di indonesia, nasabah yang ingin membuat kartu ATM
masih harus nunggu antara satu minggu hingga dua minggu baru jadi, tapi
sekarang sudah langsung hari itu juga, berbarengan dengan saat membuka rekening
simpanan.
Perbedaan
kecepatan pembuatan kartu ATM tersebut mungkin karena terjadi perubahan trend
pada kartu itu sendiri. Pada awalnya kartu ATM di buat dengan tulisan
timbul pada nama dan nomor kartu di sertai dengan foto diri. Kemudian
berganti dengan tulisan tidak timbul dengan tetap menampilkan nama dengan
pilihan foto ataupun tidak. Sekarang kecenderungan berubah lagi, kartu ATM
instant tanpa nama dan tanpa foto. Jadi jika hari ini minta di buatin
ATM, maka customer service akan ngasih saat itu juga.
Begitu
juga dengan biaya, sekarang banyak bank memberi gratis kartu ATM pada setiap
nasabah yang membuka tabungan. Tidak ada biaya tambahan lagi pembuatan pertama,
kecuali untuk penggantian kartu karena rusak atau hilang.
a.
Kebutuhan dan Penerapan
Pada
era modern saat ini, kata ‘kemudahan’ menjadi demikian dibutuhkannya sehingga
dihampir semua aspek kehidupan, orang mengusahakan adanya perangkat yang memudahkan
untuk melakukan sesuatu.
Hal
ini termasuk dalam hal melakukan transaksi perbankan, yang meliputi penyimpanan
dana di Bank, pengambilannya, pengelolaannya serta penggunaan dananya sendiri.
Saat
ini, nyaris setiap nasabah perbankan melakukan aktivitas perbankan mereka
dengan menggunakan kemudahan yang disediakan oleh Bank, seperti pengambilan
uang melalui ATM, layanan kartu debit, kartu kredit, atau yang lainnya.
Penyediaan kemudahan dan layanan seperti itu secara tidak resmi memang menjadi
seperti suatu keharusan (mandatory) bagi Bank yang berorientasi ritel dewasa
ini. Persepsi ini diperkuat dengan suatu survey mengenai kepuasan pelanggan
yang dilakukan oleh sebuah majalah ekomomi beberapa tahun yang lalu, dimana
disimpulkan bahwa faktor utama penilaian masyarakat dalam melihat suatu Bank
baik atau tidak adalah apakah Bank tersebut menyediakan fasiltas ATM atau
tidak.
Dalam
memenuhi ‘tuntutan’ kemudahan tersebut yang diterjemahkan sebagai layanan
kepada nasabahnya, tentunya Bank juga dituntut untuk mengutamakan faktor
keamanan bertransaksi dengan menggunakan layanan tersebut. Salah satu faktor
penting dalam memenuhi tuntutan pengamanan ini adalah dalam hal penyediaan teknologi
kartu yang digunakan.
Kartu
ATM, kartu debit ataupun kartu kredit yang diterbitkan oleh Bank saat ini
mayoritas masih menggunakan jenis dan teknologi kartu yang sama, yaitu kartu
dengan magnetic stripe.
Kartu
dengan magnetic stripe adalah kartu yang di bagian sisi belakangnya terdapat
strip magnetik yang digunakan untuk menyimpan data. Setiap kali kartu tersebut
digunakan untuk bertransaksi, maka perangkat CAD (Card Accepting Device) akan
membaca data yang ada di magnetic stripe tersebut dan kemudian mengirimkannya
ke pusat komputer pengolah (Host).
Tentunya untuk menggunakan ATM,
pertama kali kita memasukkan kartu ATM ke dalam Mesin ATM , kartu ATM saat ini
masih berjenis “Magnetic Card Reader” atau kartu magnetik yang memiliki Garis
Hitam di sisi belakang kartu, kedepannya teknologi ini akan digantikan oleh
CHIP karena dapat memuat data yang lebih banyak dan keuntungan lainnya. Kembali ke Magnetic Card Reader, di sisi Garis
Hitam di belakang kartu itu sendiri memiliki data tentang Nomor Pengguna kartu
tersebut , ketika kartu ini dimasukkan ke dalam CARD READER ( Tempat memasukkan
Kartu) , maka Card Reader ini akan membaca data kartu ATM Customer tersebut dan
data tersebut akan dikirim ke komputer Server Bank melewati SWITCHING (
Switching = Pengaturan/ Pengontrol Lalu Lintas kurang lebih artinya) , kartu
ini akan divalidasi apakah benar terdaftar di Server kita , mungkin saja ada
yang iseng memasukkan kartu Pokemon / Inuyasha / Kartu bank lainnya ke mesin
ATM kita tentu saja akan gagal dan kartu akan keluar lagi.
Bila Kartu tersebut ternyata benar
milik Bank tersebut maka mesin akan Meminta Password atau PIN (Personal Identification
Number), dan pin yang kita masukkan ini akan dikirim ke Server lagi untuk
dicocokkan lagi.
Dari sisi ATM ke Server ada sebuah Proses yang dinamakan Encrypt Dan Decrypt , Saat data Pin tersebut di kirim maka akan Di Encrypt(Di konversi kedalam bahasa tertentu agar tidak bisa dibaca atau bahasa kasarnya di acak sehingga tidak bisa terbaca, tentu saja ada algoritma nya , lalu bagaimana Server dapat membaca data itu ? Tentu saja di sisi server mesti di Decrypt dengan Key Algoritma tersebut agar dapat terbaca , tentu saja ini dilakukan sebagai keamanan agar tidak ada pihak lain yang tahu passwordnya , bahkan Pihak Server sendiri tidak mengetahui Password tersebut .
Dari sisi ATM ke Server ada sebuah Proses yang dinamakan Encrypt Dan Decrypt , Saat data Pin tersebut di kirim maka akan Di Encrypt(Di konversi kedalam bahasa tertentu agar tidak bisa dibaca atau bahasa kasarnya di acak sehingga tidak bisa terbaca, tentu saja ada algoritma nya , lalu bagaimana Server dapat membaca data itu ? Tentu saja di sisi server mesti di Decrypt dengan Key Algoritma tersebut agar dapat terbaca , tentu saja ini dilakukan sebagai keamanan agar tidak ada pihak lain yang tahu passwordnya , bahkan Pihak Server sendiri tidak mengetahui Password tersebut .
Kartu ATM merupakan kartu yang
paling banyak dimiliki oleh masyarakat di setiap negara. Mengapa demikian?
Karena hampir semua bank mulai dari bank asing, bank pemerintah, bank swasta
nasional sampai bank pembangunan daerah (BPD) menerbitkan kartu seperti ini.
Memiliki kartu ini pun sangatlah mudah. Syaratnya hanya perlu menabung di sebuah
bank dan mengajukan kepemilikan kartu.
Kartu ATM bukanlah kartu wajib. Kita
bisa saja menolak memiliki atau menggunakan kartu ini jika menurut kita kurang
bermanfaat atau gaptek. Berhubung manfaatnya yang sangat banyak, rasanya sayang
jika kita tidak memiliki kartu satu ini. Pada saat kita membutuhkan uang tunai,
ke manakah kita harus meminjam? Sedangkan bank tidak beroperasi 24 jam dan ada
hari liburnya. Dengan memiliki kartu ATM, kita bisa segera ke mesin ATM
terdekat untuk menarik uang tunai. Selain itu dengan adanya berbagai fasilitas
seperti m-banking, internet banking, dsb.. membuat kita dengan
leluasa bisa membayar semua biaya dan tagihan. Tanpa memiliki kartu ATM kita
tidak bisa mempergunakan fasilitas bank yang lebih canggih tersebut.
Meski bukanlah kewajiban, menabung
di bank tanpa memiliki kartu ATM rasanya konyol. Justru dengan adanya kartu ATM
ini mendorong kita lebih tertarik untuk menabung. Sebab kapan saja dan di mana
saja kita bisa menarik kembali uang kita selama masih ada mesin ATM. Mesin ATM
beroperasi 24 jam nonstop kecuali listrik mati atau sedang dalam perbaikan
sistem jaringan (maintenance). Bank-bank yang tidak memiliki produk
kartu ATM pasti akan ditinggalkan nasabah mereka.
Dalam perkembangan berikutnya, kartu
ATM menjadi kartu wajib yang dimiliki oleh setiap nasabah atau pemilik
tabungan. Kartu kartu ATM ini bisa dijadikan salah satu alat verifikasi
perbankan. Sebab sebuah kartu hanya diterbitkan kepada seorang nasabah. Jika
ada kartu yang sama maka kemungkinan kartu tersebut sudah diduplikasi oleh
pihak lain. Dunia perbankan berkembang sedemikian cepat dan luar biasa.
Contoh-contoh kartu ATM yang bisa kita temukan seperti kartu PASPOR BCA, ATM
Mandiri, ATM Danamon, ATM BNI, dsb.
Dapat kita simpulkan bahwa kartu ATM
adalah kartu plastik yang diciptakan untuk memudahkan nasabah mengambil uang
tunai di mesin-mesin ATM terdekat. Setiap pengambilan uang tunai secara
otomatis akan mengurangi saldo tabungan itu sendiri. .
aritekelnya menarik sih, cuman bahasanya sulit dimengerti :D
BalasHapusHihihi iya kak sulit karna memang masih belajar 😁
HapusAda sumber aslinya ga kak? soalnya buat tugas gaboleh dari blogspot
BalasHapus