ü Sejarah Kota Mekah
Semula,
Mekah hanya tempat berlalu bagi kafila yang melakukan aktifitas perdagangan
dari Palestina menuju Yaman. Orang-orang yang pertama berdomisili di Mekah
ialah Ibrahim, Ismail, dan Hajar. Di kota Mekah, pada masa ismail ditemukan mata
air yang dikenal dengan air zamzam.
Berkat
sumber air zamzam, kemudian datanglah zuku Jurhum untuk menjadikan tempat itu
sebagai tempat menetap. Ismail menikah dengan putri kepala suku Jurhum,
kemudian dari pernikahan itu lahirlah 12 anak darinya.
Mulai
saat itulah daerah tersebut dinamakan kota Mekah atau Bakkah. Keturunan Ismail
merupakan percampuran dari beberapa suku, yaitu suku Arab, Ibrani dan Mesir
ü Keutamaan Kota Mekah
Kota
Mekah ialah tempat dibangunnya Rumah Allah (Baitullah). Mekah adalah kota
kelahiran dan kenabian Muhammad saw.
Mekah
ialah tempat beribadah para Kaum Muslimin, serta adanya kewajiban bagi mereka
untuk
Tempat
yang tidak boleh seorang pun masuk kecuali dengan kerendahan hati, Khusyu,
kepala terbuka, dan meninggalkan segala bentuk pakaian dan perhiasan dunia.
Tempat
yang dijadikan Allah sebagai tempat suci dan tidak ada pertumpahan darah.
Tempat yang dimaksudkan untuk menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Tempat
Allah swt mensyariatkan kepada manusia untuk bertawaf di Kakbah. Tidak ada
tempat di muka bumi ini, tempat yang Allah mewajibkan bagi hamba-hambaNya untuk
menghadap dan melambaikan tangan, kecuali pada kakbah, Hajar Aswad, Rukun
Yamani. Kakkah merupakan kiblat muslim di seluruh dunia.
Mekah
adalah tempat Allah akan memberikan balasan bagi siapa saja yang berniat jahat,
walaupun belum melakukannya, dan barangsiapa melakukan kejahatan maka
balasannya akan dilipatgandakan, sebab melakukan kejahatan di tanah suci
berlipat ganda dosanya dibandingkan dengan tempat lain.
“Dan
(ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini
(Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada
menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim:35)
Sejarah kota madinah
Kota Madinah pada masa sebelum perkembangan Islam dikenal dengan nama Yathsrib. Dikenal sebagai pusat perdagangan. Kemudian ketika Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah kota ini diganti namanya menjadi Madinah sebagai pusat perkembangan Islam sampai beliau wafat dan dimakamkan di sana. Selanjutnya kota ini menjadi pusat penerus Nabi Muhammad yang dikenal dengan pusat khalifah. Terdapat tiga Khalifah yang memerintah dari kota ini yakni Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan. Pada masa Ali bin Abi Thalib pemerintahan dipindahkan ke Kufah di Irak karena terjadi gejolak politik akibat terbunuhnya khalifah Utsman oleh kaum pemberontak. Selanjutnya ketika kekuasaan beralih kepada bani Umayyah, maka pemerintahan dipindahkan ke Damaskus dan ketika pemerintahan berpindah kepada bani Abassiyah, pemerintahan dipindahkan ke kota Baghdad. Pada masa Nabi Muhammad SAW, penduduk kota Madinah adalah orang yang beragama Islam dan orang Yahudi yang dilindungi keberadaannya. Namun karena penghianatan yang dilakukan terhadap penduduk Madinah ketika perang Ahzab, maka kaum Yahudi diusir keluar Madinah.
Kini Madinah bersama kota suci Mekkah dibawah pelayanan pemerintah kerajaan Arab Saudi yang merupakan pelayan kedua kota suci.
Keutamaan Kota Madinah
Sebagai salah satu kota suci umat Islam, Madinah
memiliki sejumlah keutamaan, yaitu :
ü Tempat yang
diprioritaskan penyebutan namanya dalam Al-qur'an.
Yang menjadikan Madinah sebagai tanah haram (suci) adalah Allah SWT.
Pengharaman pemburuan dan buruan di Madinah.
Yang menjadikan Madinah sebagai tanah haram (suci) adalah Allah SWT.
Pengharaman pemburuan dan buruan di Madinah.
ü Larangan
memotong pohon-pohon, mencabutnya dan memungut barang yang tercecer.
ü Pengharaman
mengangkat senjata dan berperang di dalamnya.
ü Mengharamkan
bid'ah
ü Allah SWT
memilih Madinah sebagai tempat hijrah Rasulullah SAW.
ü Allah SWT
memilih Madinah sebagai tempat disemayamkannya jasad Rasulullah SAW.
ü Madinah dibersihkan
dari Syirik.
ü Iman akan
kembali ke Madinah.
ü Keberkahan
di Madinah dilipatgandakan.
ü Dajjal tidak
boleh memasuki Madinah.
ü Madinah
tidak akan dimasuki oleh rasa gentar terhadap Dajjal.
ü Madinah
tidak akan dimasuki oleh wabah Ta'un.
ü Perpindahan
penyakit dari Madinah ke Juhfah.
ü Larangan
membunuh ular sebelum diberi peringatan selama 3 hari karena para jin di sana
banyak yang memeluk Islam dan mereka suka berubah bentuk menjadi binatang
diantaranya ular.
ü Anjuran
untuk tinggal di Madinah.
ü Anjuran agar
meninggal di Madinah.
ü Orang-orang
kafir tidak boleh memasuki Madinah.
ü Alim
ulamanya lebih alim dari ulama selainnya.
ü Tanahnya
sebagai penyembuh (Syifa')
ü Syafaat bagi
siapa saja yang sabar atas cobaan di Madinah.
ü Syetan putus
asa untuk disembah di Madinah.
ü Doa untuk
Madinah sebagaimana doa Nabi Ibrahim untuk Mekkah.
ü Para
Malaikat menjaganya hingga Hari Kiamat.
ü Madinah
bermandikan cahaya di hari kedatangan Rasulullah SAW.
ü Hukuman bagi
orang yang mendzalimi penduduk Madinah.
ü Beribadah di
Masjid Nabawi dilipatgandakan pahalanya.
Sejarah
Air Zamzam
Sejarah
menerangkan, bahwa kisah air zamzam berawal dari 4000 tahun yang lalu. Pada
waktu itu keadaan masih dalam bagian gurun sahara dimana tanah gersang dan
tandus, menjadi bukti bahwa tanah itu tidak pernah ada yang menghuni
sebelumnya. Kemudian Nabi ibrahim AS dengan istrinya Siti Hajar dan juga ismail
putranya datang untuk tinggal ditempat itu karena memenuhi perintah Allah SWT.
Suatu
ketika Nabi Ibrahim harus pergi memenuhi tugas nya dalam waktu yang cukup lama,
namun Siti Hajar dan Ismail kehabisan sumber makanan dan minuman. Bahkan ASI
dari siti hajar juga tidak keluar. Hal ini mengakibatkan mereka berdua dalam
kondisi lapar dan haus. Siti Hajar kemudian berusaha untuk mendapatkan air
dengan berlari-lari kecil dari bukit Safa ke bukit Marwah seraya berdoa meminta
kepada Allah mukjizat datang kepadanya. Setelah 7 kali berlari mengelilingi
bukit marwah, akhirnya keajaiban itupun tiba, air keluar dengan cukup banyak
dari antara kedua kaki putranya dengan kehendak Allah yang memerintahkan
malaikat Jibril. Dengan hentakan ke bumi, maka terpancarlah air itu. Itulah
yang dikenal dengan air zam-zam.
Setelah beberapa tahun kemudian, Nabi Ibrahim AS kembali dan langsung bersyukur kepada Allah SWT atas segala pertolonganya. Kemudian dia membangun, meninggikan kembali Baitullah dengan dibantu anaknya Ismail dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala.
Setelah beberapa tahun kemudian, Nabi Ibrahim AS kembali dan langsung bersyukur kepada Allah SWT atas segala pertolonganya. Kemudian dia membangun, meninggikan kembali Baitullah dengan dibantu anaknya Ismail dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala.
Keutamaan
air zam-zam itu antara lain :
1. Air
zam-zam adalah air yang penuh keberkahan.
2. Air
zam-zam bisa menjadi makanan yang mengenyangkan.
3. Air
zam-zam bisa menyembuhkan penyakit.
4. Do’a bisa
terkabulkan melalui keberkahan air zam-zam
Pembangunan
Kabah Oleh Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s
Nabi Ibrahim
shallallahu 'alahi wa sallam telah membangun Ka'bah al Musyarrafah atas
perintah Allah, bangunannya dari batu, tingginya 9 hasta (4,5m), panjangnya
dari arah timur 32 hasta (16 m), dari arah barat 31 hasta (15,5m), dari arah
selatan 20 hasta (10m) dan dari arah selatan 22 hasta (11m).
Dia tidak
membuat atap untuk Ka'bah, dia membuka dua pintu yang sejajar dengan tanah
tanpa ada daun pintu yang menutup, dan membangun di utaranya anjang-anjang
sebagai kandang untuk kambing Ismail, yaitu yang disebut dengan Hijir, dan
malaikat Jibril 'alaihissalam turun dengan Hajar Aswad dan Ibrahim
meletakkannya di tempatnya.
Keutamaan kabah
sebagai
kiblat Ummat Islam sedunia.Kabah
artinya pedoman.Pedoman Ummat Islam adalah Kabah yang terletak di dalam lingkungan Masjidil Haram.
Pada
bangunan Kabah,terdapat sebuah
batu yang disebut Hajar Aswad.Konon,batu
itu adalah yaqut yang berasal dari Sorga.Kelak,di hari Kiamat,akan dibangkitkan
dan mempunyai sepasang mata serta mulut yang bisa berbicara.Ia menjadi saksi
bagi siapa saja yang menciumnya dengan ikhlas dan benar.
Menurut
riwayat,ketika Kabah dibangun
untuk pertama kalinya oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,ketika hendak
menyelesaikan bangunan Kabah
tersebut,ada bagian yang masih kurang sehingga Nabi Ismail mencari-cari batu
untuk menambal kekurangannya.Sehingga akhirnya Nabi Ismail menemukan sebuah
batu,yang konon adalah sebuah Yaqut dari sorga.Oleh Nabi Ismail,batu tersebut
diserahkan kepada Bapaknya,Nabi Ibrahim.Setelah diamati.batu itu kemudian
dianggap cocok sebagai tambahan dan kemudian dipasang di pojok Kabah.Sebelum dipasang,batu tersebut
dicium secara bergantian oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar